HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Cari Blog Ini

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Archive

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Author Details

Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.

Cari Berita

Daerah

Breaking

Kriminal

Politik

Kriminal

Kesehatan

Hiburan

Olahraga

Recent comments

Fashion

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Footer Text

Footer Widget 2

Footer 1

sponsor

sponsor

Tags

Sponsor

AD BANNER

Recent News

About Me

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Pages

Popular Posts

Bintara Noken Ada Di Sumut, KAPOLDASU: Pahami Semua Budaya Dan Karakteristik Masyarakat Sumatera Utara

By On Oktober 07, 2021

 


 Medan - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si didampingi PJU Polda Sumut memberikan pengarahan kepada Bintara Noken,  bertempat di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Kamis (07/10).

Selama dua bulan Bintara Noken telah diberikan pelatihan oleh Ditbinmas Polda Sumut dan akan didistribusikan 12 Polres jajaran Polda Sumut antara lain Polrestabes Medan, Polresta Deli Serdang, Polres Serdang Bedagai, Polres Tebing Tinggi, Polres Simalaungun, Polres Humbahas, Polres Tapteng, Polres Tanjung Balai, Polres Binjai, Polres Langkat, Polres Tanah Karo dan Polres Dairi.

Dalam arahannya, Kapoldasu mengatakan, para Bintara Noken dibagi menjadi 7 kelompok yang akan melaksanakan kegiatan Bhabinkamtibmas untuk menguasai suku budaya dan karakteristik tempat bertugas masing - masing. 

"Besok Bintara Noken sudah berangkat ke 12 Polres yang sudah dibagi dan akan dirotasi selama tiga bulan untuk memahami semua budaya dan karakteristik masyarakat Sumatera Utara", ucapnya

Menurutnya, ini merupakan kesempatan bagi Bintara Noken untuk menambah wawasan. Istilah Noken adalah yang bisa memberi manfaat banyak bagi masyarakat Papua, maka dari Bintara Noken harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polisi itu baik, memelihara Harkamtibmas, menyelesaikan masalah atau keluhan masyarakat serta mengajak masyarakat tertib dan membuat masyarakat pintar.

"Selama tiga bulan ini agar para Bhabinkamtibmas memberi pahaman dan karakteristik wilayahnya masing - masing kepada Bintara Noken. Saya titip adik-adik ajari mereka dengan benar berikan pemahaman yang bagus. Yang membuat nama baik Polisi adalah para Bhabinkamtibmas maka Bhabinkamtibmas itu adalah "The Real Police Man," ujar Kapoldasu. (Ami)

Rutan Klas I Labuhan Deli Rutin Razia Kamar Blok Hunian

By On Oktober 07, 2021

 

 Labuhan Deli - Guna mengantisipasi gangguan kamtibmas peredaran Narkoba dan pemakaian HP serta barang terlarang lainnya, Kepala Rutan Klas l Labuhan Deli, Nimrot Sihotang Amd IP SH MH memerintahkan Ka.KPR Rutan Labuhan Deli, Jamerlan Saragih SH dan jajaran pengamanan melakukan Razia dan penggeledahan seluruh blok kamar hunian WBP, Rabu (6/10/2021) sekira pukul 20.00 wib s/d selesai.Adapun kamar blok hunian yang di razia / digeledah kamar 2/20 dan kamar 2/21. 

Jamerlan Saragih SH mengatakan, dirinya melakukan razia dan penggeledahan kamar blok hunian tersebut dilaksanakan untuk deteksi dini gangguan Kamtibmas serta meminimalisir adanya benda-benda dan barang-barang terlarang yang berbahaya didalam Rutan seperti HP, Narkoba, senjata tajam dan benda lainnya yang dilarang.

"Berdasarkan hasil razia dan penggeledahan kamar blok hunian WBP tersebut, kami menemukan Hp 5 unit, charger 3 unit, baterai hp 1 unit, hanset 2 unit, gunting kuku 1 buah," ucapnya.

Kepala Rutan Klas 1 Labuhan Deli, Nimrod Sihotang mengatakan, kegiatan dan razia ini dilakukan merupakan keseriusan Rutan Klas 1 Labuhan Deli untuk memberantas Hp dan Narkoba sehingga terciptanya Rutan Klas l Labuhan Deli yang aman dan kondusif dan meraih WBK untuk tahun 2021.

"Razia yang dilaksanakan hari ini untuk menciptakan Rutan Klas l Labuhan Deli menjadi aman dan kondusif," pungkas Nimrot.

Selanjutnya, barang-barang yang berhasil diamankan dan disita kemudian akan dimusnahkan. (A)

Cegah Aksi Tawuran, Team Patroli Polres Pelabuhan Belawan Rutih Sesar Lokasi Rawan

By On Oktober 07, 2021

 


Belawan - Guna mencegah terjadinya bentrokan antar warga, Team Polres Pelabuhan Belawan rutin mengadakan patroli menyasar ke lokasi rawan aksi tawuran. Pernyataan tersebut disampaikan Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Herwansyah Putra, SH., M.Si., pada Rabu (6/10/2021) seusai memberikan arahan kepada Team Patroli.

Menurut Wakapolres, Team Patroli tersebut dibentuk oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H.S., SIK., SH., MH., khusus untuk mencegah aksi tawuran yang sering belakangan ini marak terjadi.

“Team Patroli dipimpin Kasat Sabhara setiap harinya berpatroli di lokasi rawan aksi tawuran, apabila ada anak – anak muda bekerumun akan dihimbau secara humanis untuk membubarkan diri atau pun tidak melakukan aksi tawuran,” ucap Wakapolres.

“Team Patroli tentu tidak bekerja sendirian sebab kita juga sudah menempatkan personil yang berjaga di lokasi – lokasi rawan aksi tawuran pada  jam rawan, jadi ada team patroli yang mobile, juga ada pengamanan melekat di lokasi rawan,” sambung Wakapolres.

“Kita berharap, segala upaya yang telah kami lakukan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan tidak terjadi tawuran lagi, sebab tidak ada pihak yang menang dalam tawuran, yang ada hanya warga yang menderita,” tutup Wakapolres.(R)

Penuh Rasa Bangga, Kapoldasu Sambut Atlet Wushu Borong 5 Emas PON 2021

By On Oktober 07, 2021


  Medan- Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menyambut kedatangan Kontingen Atlet Wushu PON 2021 dari Papua di Mapolda Sumatera Utara, Kamis (7/10).


Sebagai bentuk penghormatan Kontingen Atlet Wushu dan Official disambut tarian selamat datang. Selanjutnya, dengan penuh rasa bangga, Kapolda Sumut didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto bersama PJU Polda Sumut mengalungkan bunga kepada seluruh atlet.


"Saya selaku Kapolda Sumut mewakili Forkopimda Sumatera Utara menyambut kedatangan para Atlet Wushu PON 2021 yang sudah membanggakan Sumatera Utara," kata Irjen Pol Panca saat menyambut kedatangan para atlet. 


"Terima kasih kepada para atlet yang sudah menyumbangkan 15 medali diantaranya 5 emas, 5, perak, dan 5 perunggu dalam event nasional PON 2021 di Papua. Hasil  perolehan medali ini berkat kerja keras. Kita harus bersyukur dan bangga," sambung Jenderal Bintang Dua itu di depan Pengurus KONI Sumut dan Wushu. 


Panca mengungkapkan, Forkopimda Sumatera Utara sangat bangga kepada Kontingen Wushu meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 para atlet berhasil menyumbangkan medali emas.


"Kita dari Forkopimda Sumut sudah menyapaikan kepada Gubernur Sumut untuk mempersiapkan sarana dan prasarana serta membenahi kebutuhan para Atlet Sumatera Utara," ungkapnya. 


Panca berharap, ke depan para pelatih harus lebih bersemangat dalam melatih atlet mempersiapkan diri mengikuti event olahraga lainnya hingga internasional. 


"Forkopimda akan memberikan reward kepada para atlet yang dapat meraih medali dan khususnya Polda Sumut akan memberikan rakrutmen proaktif kepada para atlet untuk masuk dan bergabung di Kepolisian Negara Republik Indonesia," harapnya. 


"Kita harus bangun dan harumkan nama Sumatera Utara. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kontingen Atlet Wushu yang sudah membanggakan Provinsi Sumatera Utara ditingkat nasional," terang mantan Kapolda Sulut tersebut. 


Pada kesempatan itu, para Atlet Wushu mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan dari Kapolda Sumut dan Waka Polda Sumut beserta jajaran.


Diharapkan, kedepannya Wushu Sumatera Utara dapat berkembang. Semoga capian yang sudah raih dapat membanggakan Provinsi Sumatera Utara. 


Sementara Ketua Umum Wushu Sumatera Utara, Darsen Song, mengapresiasi kepedulian Kapolda Sumut dan jajaran karena memberikan motivasi dan semangat saat menghadiri pembukaan PON 2021 di Papua.


"Kami juga sudah menyiapkan Atlet PON di 2024. Harapan ke depan para Pengurus Wushu Sumatera Utara selama 20 tahun berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bisa memberikan bangunan gedung Wushu sebagai tempat latihan," harapnya. (Ami)


Dihari Ulang Tahunnya Kanit Reskrim Polsek Medan Area Makan Bersama Para Tahanan

By On Oktober 07, 2021


 Medan - Jajaran Kepolisian khususnya Polsek Medan Area hari Kamis (07/10/2021) melakukan surprise terhadap personilnya. Ya, surprise tersebut diberikan kepada Kanit Reskrimnya Iptu Rianto SH MAP yang merayakan hari lahirnya. 


Ada yang sedikit berbeda di hari jadi Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH, MAP kali ini, yakni diadakannya acara berbagi dengan para tahanan yang saat ini sedang menjalani hukuman di Mapolsek tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH, MAP yang merayakan hari jadinya pada hari itu mengatakan bahwa, di hari jadinya kali ini dirinya berbagi sedikit rezeki untuk para tahanan. Dirinya membagikan sejumlah makanan berupa nasi kotak kepada para tahanan dan makan bersama mereka.

Sementara itu, tahanan yang merasakan surprise dihari ultah Kanit Reskrim Polsek Medan Area itu mengatakan, bahwa mereka terharu diperhatikan oleh Kanit Reskrim yang selalu peduli dengan para tahanan. 

Mereka mendoakan agar Kanit Reskrim tersebut selalu diberi nikmat dan keberkahan oleh Tuhan, semoga juga semakin dilimpahkan rezekinya serta sehat selalu. Demikian kata tahanan yang tidak mau disebutkan namanya tersebut kepada awak media.(R)

Kapolda Sumut Minta Personil Kedepankan Keadilan Restoratif Dalam Penanganan Tindak Pidana

By On Oktober 07, 2021

 


 Medan- Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si minta personil tidak hanya fokus dengan penegakan hukum semata namun lebih mengedepankan keadilan restoratif dalam penanganan tindak pidana.


Hal ini disampaikan Kapoldasu dalam pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Kepolisian No. 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restroratif Rayon II di Ballroom Hotel Santika Premier Dyandra Medan, Kamis (07/10/2021).


Turut hadir dalam kegiatan ini Kapuskinas Bareskrim Polri Brigjen Pol. Drs. Heru Dwi Pratondo, S.H., M.M, Analis Kebijakan Utama Bidang Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H, Kabagbinfung Rorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol. Edy Djubaedi, S.I.K., M.H, PJU Polda Sumut, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para peserta sosialisasi.


Kapoldasu mengatakan restoratif adalah cara yang tepat dalam penyelesaian tindak pidana dengan cara berkomunikasi yang baik kepada masyarakat sehingga tercipta harkamtibmas yang kondusif.


"Tentunya hal ini sangat baik dalam progres terhadap Kepolisian dalam melakukan penegakan hukum", ucapnya.


Kapoldasu menyampaikan bahwa restoratif bukan hanya dalam penegakkan hukum namun sesuai dengan program bapak Kapolri yaitu Presisi dimana ada empat transformasi yaitu Transformasi Organisasi, Transformasi Bidang Pelayanan, Transformasi Operasional dan Transformasi Pengawasan

 

"Polda Sumut sangat menyambut baik kegiatan Sosialisasi Peraturan Kepolisian No. 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restroratif ini", ungkapnya.


"Mudah - mudahan dengan kegiatan sosialisasi ini kita mendapat pemahaman yang baik serta disosialisasikan kepada jajaran dan di tingkat Kabupaten/Kota yang diikuti oleh masyarakat agar dapat terealisasikan" ucap Kapoldasu diakhir sambutannya.(Ami)

GMPET-SU Minta Kajati-Su PeriKsa Walikota Tebingtinggi Umar Terkait Temuan BPK

By On Oktober 04, 2021

 


Medan-Sumut -- Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi (GMPET) Sumatera Utara meminta Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara panggil dan Periksa Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan terkait Dugaan Korupsi sewaktu menjabat sebagai Kepala Dinas PU-Bina marga dan Bina Kontruksi Pemprov Sumut 2009-2011 


Dugaan korupsi tersebut Kembali di ungkit dan diorasikan dalam unjuk rasa yang digelar oleh DPW Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi Sumatera Utara (GMPETSU) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu), Kamis (30/09/2021)


Iskandar Mubin selaku Koordinator Aksi dalam unjuk Rasa tersebut bersama kawan-kawannya disambut Staf Kasipenkum Kejatisu, Erna. Dan meminta kepada para mahasiswa untuk membuat laporan Resmi


"Ini akan kami proses, tapi kalau bisa adik-adik mahasiswa langsung laporkan saja ke Kejatisu ini biar ditangani," ujar Erna ditirukan Ketua DPW GMPETSU Rahmat Ritonga, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10/2021).


Dugaan korupsi tersebut Menurut Rahmat terdapat pada temuan BPK pada saat Wali Kota Tebingtinggi menjadi kepala Dinas PU Bina Marga Pemprov Sumut pada tahun 2009-2011.


"Sesuai dengan hasil investigasi kami di lapangan, banyak proyek yang bermasalah tahun 2009-2011 di Dinas PU Bina Marga Sumut pada masa di  jabat Umar Zunaidi Hasibuan," katanya. 


Permasalahan proyek tersebut, kata Rahmat, tak kunjung dituntaskan hingga saat ini. Setiap ada keluar temuan BPK, nama Umar Zunaidi disebut dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.


"Di tahun 2020 muncul lagi temuan BPK yang jumlahnya mencapai Rp17 miliar. Seharusnya temuan BPK yang melibatkan Umar tersebut sudah pantas diusut tuntas oleh aparat penegak hukum untuk tegaknya keadilan. Karena BPK sudah memberikan tenggang waktu untuk mengembalikan uang yang sudah habis, bahkan waktunya sudah bertahun-tahun," jelasnya.


Sebagai tindak lanjut dari permasalahan ini, lanjut Rahmat, seharusnya Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut mengambil sikap tegas untuk menemui dan menanyakan Umar Zunaidi tentang temuan BPK tersebut.


Berdasarkan hasil investigasi GMPETSU, temuan BPK yang mangkrak di Dinas PU Bina Marga Pemprov Sumut tahun 2009-2011 adalah sebagai berikut:


1. Peningkatan Jalan Sipahutar Aek Humbang Kabupaten Tapanuli Utara yang dikerjakan PT Karya Agung Sejati Nada Jaya dengan No Kontrak 800/02/KTR/KPA/UPRJJ-TRT/TU/2008 tanggal 12 Juni 2008 sebesar Rp3.637.911.178 (UPRJJ Tarutung), terindikasi kerugian negara sebesar Rp744.433.786,56.


2. Proyek yang dikerjakan PT Kuala Mas dengan No Kontrak 800/01/KTR/KPA/UPRJJ-TRT/TU/2008 tanggal 12 Juni 2008 pada peningkatan Jalan Siborong-borong Sipahutar Kabupaten Taput dengan nilai proyek sebesar Rp4.756.671.040 diduga kerugian negara sebesar Rp575.120.473.20.


3. Dugaan korupsi proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Batas Asahan Tanjung Kasau Bandar Marsilam Perdagangan Kabupaten Simalungun yang dikerjakan PT Tata Permai Indah No Kontrak 602/UPRJJ/KJ/KS/116/2008 tanggal 26 Mei 2008 sebesar Rp3.065.747.359, terindikasi kerugian negara sebesar Rp594.339.875.72.


4. Pemeliharaan Berkala Jalan Umar Baki/Pertanian di Kota Binjai dikerjakan PT Cipta Prasetya Group No Kontrak 1377/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 31 Juli 2009 sebesar Rp985.930.872, diduga kerugian negara sebesar Rp816.718.313.22.


5. Pembangunan Jalan Tanjung Pura-Namu Unggas Kabupaten Langkat yang dikerjakan PT Hidayah Jabbal Rahmah dengan No Kontrak 1399/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 4 Agustus 2009 sebesar Rp2.325.889.952.20 diduga kerugian negara sebesar Rp1.543.341.833.24.


6. Pembangunan Jalan Marelan (Batas) Tanah 600 di Kota Medan dikerjakan oleh PT Tri Embun Surya Matio dengan No Kontrak 1371/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 31 Juli 2009 sebesar Rp4.346.851.000, diduga kerugian negara sebesar Rp1.739.479.034.41.


Atas dasar itu, GMPETSU meminta kepada aparat penegak hukum agar melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Umar Zunaidi Hasibuan selaku mantan Kadis PU Bina Marga Pemprov Sumut tahun 2009-2011 terkait dugaan korupsi peningkatan jalan di berbagai daerah di Sumut pada tahun 2009-2011.(Tim /Redaksi)

Instruksi Presiden RI “Polri Untuk Tidak Ragu Menindak Mafia Tanah”, Di Sumut Belum Terlaksana Sepenuhnya

By On Oktober 02, 2021

 


Medan -Sumatra Utara - Kasus Pengrusakan lahan yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara hingga kini belum selesai, dan masih berproses di Mapolda-Sumut.

Hal itu menjadi pertanyaan bagi sebagian masyarakat khususnya Sumatera Utara , mengingat belum selesai nya kasus Perusakan tanah yang diduga dilakukan oknum Polwan MS Bersama Orang Suruhannya yang sudah 18 bulan sejak 12 Maret 2020 hingga kini belum ada penyelesaian.


Meski dalam beberapa kesempatan presiden kerap mengintruksikan Kepada Kapolri untuk Tidak ragu dalam menyelesaikan kasus dan menindak para pelaku Mafia Tanah yang kerap merugikan Masyarakat.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan aparat kepolisian untuk tidak ragu dalam menyelesaikan kasus dan menindak para pelaku mafia tanah yang kerap merugikan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan akan menjalani instruksi tersebut dan menindak oknum mafia tanah.


“Presiden memberikan instruksi kepada Polri untuk mengusut dengan tuntas masalah kasus mafia tanah. Tentunya ini akan dilaksanakan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat,” kata Rusdi dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

 

“Instruksi itu juga sudah didengar oleh seluruh Polri. Baik Kasatwil, Kapolda, Kapolres, Kapolsek semuanya sudah mendengar dan akan dilaksanakan,” imbuhnya.

Rusdi lantas mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang menjadi korban dan mengetahui aksi mafia tanah agar melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Silakan kalau ada laporan terkait mafia tanah laporkan saja. Karena sudah jelas sesuai dengan instruksi presiden dan pasti Polri akan menegakkan hukum,” jelas Rusdi seperti yang di kutip dari media mediaswarabhayangkara.com.

Namun Apa yang diintruksikan Presiden terhadap anak buahnya itu belum sepenuhnya terlaksana, seperti yang terjadi di provinsi sumatera, harapan salah satu masyarakat yang merasa menjadi korban kejamnya praktek Penyerobotan tanah miliknya, belum merasa mendapat keadilan.


Ponirin (42) warga kota Tebingtinggi salah seorang yang merasa belum mendapatkan keadilan dari permasalahan yang dihadapinya ,hingga kini masih menunggu progres dari Penegak Hukum dalam menyelesaikan Laporan penyerobotan tanah miliknya yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara sejak 18 bulan lalu tepatnya 12 Maret 2020.


Kasus yang sempat mendapat perhatian dari berbagai kalangan seperti Kapolri, DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, kalau adanya oknum Polwan yang diduga menyerobot lahan masyarakat itu, hingga kini belum ada penyelesaian dari Aparat penegak hukum, khususnya Polda-Sumut yang menangani perkara tersebut.


Jum’at sore (01/10/2021) sekira pukul 14:00wib dibilangan Great Market jalan Merdeka kota Tebingtinggi kepada wartawan Ponirin yang masih menunggu kepastian hukum atas laporannya, menyampaikan kalau dirinya sangat menyayangkan apa yang telah menimpa dirinya, hingga proses penyelesaian yang cukup panjang sampai 18 bulan belum juga ada kepastian hukum


“Sudah 18 bulan lamanya, Laporan Perusakan tanah saya di Polisi belum juga ada ujungnya, kesal juga saya! mengapa lama kali proses penyelesaiannya, apa karena MS adalah oknum Polwan?” Jelasnya kesal.


“kita tau kalau presiden Jokowi minta Polri segera menyelesaikan setiap permasalahan tanah, agar tidak ada masyarakat yang dirugikan, tapi pada kenyataannya permasalahan tanah milik saya belum juga selesai” jelasnya


Ketika ditanya awak Media sejauh mana Proses laporan pengrusakan tanah miliknya di Mapolda Sumut, Ponirin mengatakan sampai saat ini masih seperti biasa menunggu, pada Kamis (30/09/2021) ada surat resmi dari penyidik dari Subdit II Hardahbang yang menangani perkara tersebut, akan Gelar perkara, rupanya Kasubdit nya mendadak Ada undangan.


“Terakhir semalam kita memenuhi undangan Penyidik Untuk Gelar perkara tetapi gagal , kita datang rupanya Kasubdit nya ada undangan keluarga mendadak, jadi Kanit nya bilang di tunda” kata Ponirin.

 

Sementara M.Abdi SH pengacara dari BBH Indikator kota Tebingtinggi, yang menjadi kuasa hukum Ponirin di tempat terpisah melalui pesan WhatsApp ketika dikonfirmasi Jum’at (01/10/2021) mengatakan akan menunggu dan ikut arahan Penyidik, untuk kelancaran berjalanya Proses hukum itu.


“Sampai saat ini kita Terus Kooperatif, mengikuti arahan Penyidik, selama masih dalam koridor Hukum, semalam kita di undang untuk gelar, Rupanya gagal , karena Kasubdit yang menangani Perkara ini Mendadak ada acara keluarga, jadi kita tunggu lah selanjutnya” kata Abdi


Terakhir Kabidhumas Polda-Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan kalau kasus tersebut saling lapor dan masih berproses


“Itukan Saling Lapor, Jadi semuanya berjalan” sampai Hadi Wahyudi melalui WhatsApp Kamis (02/09/2021)


Info yang dihimpun awak Media sampai saat ini Kasus Perusakan lahan Ponirin yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara masih berproses, dan Ponirin juga di laporkan ke Mapolda-Sumut oleh oknum Polwan M.S. atas dugaan pembuatan surat Palsu. (Red)


Hari Tani Nasional, Kabareskrim Komjen Pol Agus Minta Hormati Petani

By On September 24, 2021

 


 Jakarta- Kabareskrim, Komjen Pol, Agus Andrianto meminta agar profesi petani dihormati. Sebab, jasa petani sangat besar terhadap bangsa ini. Selain produktivitas petani yang bisa dinikmati masyarakat setiap hari, petani juga menunjang kebutuhan pangan nasional. 


Hal itu diungkapkan Komjen Pol Agus Andrianto di peringatan Hari Tani Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 September. 


"Jasa petani kepada kita sangat besar. Berkat jerih payah mereka (petani), kita bisa menikmati hasil produksinya seperti beras dan lainnya. Produktivitas petani juga mampu menunjang kebutuhan pangan," papar Komjen Pol Agus Andrianto kepada wartawan, Jumat (24/9/2021).


Selain itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga meminta agar jangan meninggalkan profesi petani. Sebab, bila ditinggalkan maka akan terjadi masalah besar bagi bangsa ini. Mengingat, Indonesia merupakan negara agraris yang mengandalkan sektor pertanian, baik sebagai sumber mata pencaharian maupun sebagai penopang pembangunan.


Terbukti, sektor pertanian selama ini merupakan sektor penyumbang PDB yang cukup besar.


"Terima kasih petani Indonesia," ujarnya.


Komjen Pol Agus Andrianto mengharapkan program ketahanan pangan yang akan menjadi program pemerintah mampu mengakselerasi produktivitas petani Indonesia. 


"Tentu saja ini akan berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan petani," pungkasnya. 


Peringatan Hari Tani menjadi penanda bahwa pertanian yang kerap disebut sebagai  penopang perekonomian bangsa hendaknya tidak melupakan kesejahteraan petani itu sendiri.  ( R)

4 Tahun Sudah ,Korban Penipuan tetap Menunggu Itikad Baik Pelaku

By On September 24, 2021


 Medan- Wanita SE, yang menjadi korban penipuan pinjaman uang dilakukan oleh SWH, sangat berharap rekan kerjanya itu beritikad baik untuk mengembalikan uang miliknya tersebut.

Hal itu diungkapkan wanita paruhbaya warga Medan ini saat memberi keterangan kepada awak media, Kamis (23/9/2021).

Akibat aksi penipuan yang dialaminya, SE mengaku menderita kerugian mencapai Rp80 Juta.

“Saya gak nyangka ditipunya. Sebab selama saya tahu dia orangnya baik dan rajin,” ujar SE didamping salah seorang keluarganya, Mariam.

SE menjelaskan, kejadian berawal tatkala AWH meminjam uang kepada dirinya sebanyak Rp80 Juta, dengan dua kali penyerahan melalui transfer yakni, pada 14 November 2017 sebanyak Rp50 Juta dan Rp30 Juta pada 12 Pebruari 2018.

“Saat itu, ASW janji akan melunasinya dalam kurun waktu empat bulan.

Bahkan untuk meyakinkan saya, dia menyerahkan surat kenderaan bermotor (STNK) sebagai jaminan,” ucap SE

Namun, imbuh SE, seiring waktu berjalan ASW terkesan tidak pernah menepati janjinya. Pasalnya, sosok ASW seakan ‘lenyap’ di telan bumi. Sebab sampai saat ini tak pernah lagi kelihatan batang hidungnya.

Berbagai upaya pun telah dilakukan, dari mendatangi ke rumah kediamannya hingga menghubunginya lewat telepon tetapi tidak juga membuahkan hasil.

“Walau pun hampir empat tahun sudah berlalu, sampai sekarang ini saya masih berusaha terus mencari keberadaan dia,” tutur SE sambil berharap bisa bertemu dengan AWH.

“Saya masih sabar menunggu AWH manatau ada niat baik dia untuk melunasi pinjamannya,” pungkas SE sambil memperlihatkan foto AWH.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AWH pernah tinggal menetap di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Sedangkan AWH ketika ingin dikonfirmasi melalui selulernya belum memberikan jawaban.(Ami)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *